Pendahuluan

Pernahkah anda mendengar istilah virus macro? Tidak seperti virus-virus yang pada umumnya beredar saat ini, virus macro hanya berjalan pada dokumen Microsoft Office. Virus ini hanya berupa script pemrograman visual basic yang tertanam pada dokumen office seperti word document (*.doc) dan pada dokumen office yang lainnya. Pada mulanya Macro ditujukan agar dokumen office bisa lebih interaktif dan memungkinkan kostumisasi yang tidak terbatas bagi pengguna Microsoft Office, tetapi pada perkembangan selanjutnya, script ini lebih sering disalahgunakan untuk membuat Virus daripada untuk kegunaan yang lebih bermanfaat. Maka mulai dari versi Microsoft Office 2000 macro yang dibuat diluar komputer yang bersangkutan secara default akan diblokir kecuali si pengguna mengijinkan untuk menjalankan macro tersebut, disamping itu pengguna selalu diingatkan bahwa dalam dokumen yang berisi macro kemungkinan berisi virus. Oleh sebab itu mengapa sekarang jarang kita temukan virus macro yang menyebar. Tetapi tidak ada salahnya kalau kita mempelajari sedikit tentang macro ini. Karena selain untuk membuat virus, macro memang pada dasarnya ditujukan untuk membuat pengguna Microsoft office lebih nyaman.
Dimanakah Kita Dapat Menuliskan Script Macro?

Sebagai contoh penulis menggunakan Microsoft Office 2003 untuk menjelaskan dimana kita meletakkan script macro tersebut. Dari menu Tools > Macro > Visual Basic Editor. Akan muncul window Visual Basic Editor. Bagi yang sudah terbiasa menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic maka tidak akan asing dengan tampilan windownya. Atau

jalan pintasnya tekan tombol Alt + F11. Perhatikan screenshot berikut ini Macro Terdapat dua bagian yaitu: Normal dan Project(Documents 1). Pada bagian Normal script macro akan dieksekusi pada setiap dokumen yang dibuka saat itu sedangkan pada Project(Dokument 1) hanya pada dokumen ini saja dalam hal ini adalah Document 1. Tetapi script pada Project ini melekat pada file bernama Document 1 sehingga ketika file ini dibuka pada komputer lain maka script akan dieksekusi. Prinsip virus yaitu dengan menyebar melalui script di Project (file dokumen). Ketika script dieksekusi script menyalin dirinya ke bagian Normal sehingga saat pengguna membuat dokumen baru script virus ini akan dieksekusi dan menyalis dirinya kembali ke bagian Project file yang baru tersebut sehingga file tadi menjadi terinfeksi. Dan ketika file dokumen ini dibuka di komputer lain maka virus ini akan menular di komputer tersebut.
Apa saja yang bisa dilakukan script macro?

Apa saja dapat dilakukan. Bahasa pemrograman Visual Basic memungkinkan Programmer untuk mengakses seluruh bagian komputer mulai dari hal yang ringan sampai yang paling berbahaya termasuk merusak sistem.
Contoh sederhana script macro

Perhatikan screenshot diatas. Klik dua kali ThisDocument pada bagian normal maka akan muncul sebuah teks editor. Selanjutnya copy paste script berikut ini: Private Sub Document_Close() MsgBox "Jangan lupa mematikan monitor setelah memakai komputer" End Sub Sekarang tutup Macro dan tutup Office Word. Maka setiap anda menutup aplikasi Microsoft Word akan muncul pesan dialog bertuliskan "Jangan lupa mematikan monitor setelah memakai komputer". Jika anda ingin menampilkan pesan Ketika membuka file dokumen gunakan script berikut: Private Sub Document_Open() MsgBox "Ingat untuk menyimpan file setelah selesai mengedit" End Sub Begitu juga ketika akan membuat dokumen baru Private Sub Document_New() MsgBox "Mulailah dengan membaca basmalah sebelum memulai suatu pekerjaan" End Sub Jika anda ingin menghapus macro diatas cukup dengan menghapus seluruh script yang ada diatas. Selamat Mencoba.. Di topik yang berikutnya penulis akan mengajarkan cara menggunakan script macro ini untuk mengerjai komputer milik teman.



Jujur, saya adalah orang yang paling buruk dalam hal menggambar ataupun memanipulasi foto. Tapi bagaimana menurut Anda dengan foto yang sudah saya edit di atas? Apakah sudah cukup lumayan?

Foto di atas hanyalah editan sederhana dari sebuah aplikasi yang bernama "Photoshine". Site resminya adalah di
http://www.picget.net/photoshine-photo-editor/download.html
Di sini kita bisa langsung mendownload aplikasinya.
Jika Anda ingin membuat sesuatu yang lain dari yang lain, cobalah aplikasi yang satu ini. Pengeditannya cukup instan, bahkan saya yang tidak punya skil menggambar sekalipun langsung mahir menggunakannya. Untuk memulai mengedit gambar atau foto, kita tinggal me'load foto yang akan diedit. Kemudian, pilihlah template yang sesuai dengan selera Anda. Di sini disediakan beberapa tema template, yaitu Girl, Baby, Love, Board, Dream, Magazine, Calendar, Frame dan Other.

Tema favorit saya adalah Board. Karena di dalam tema board ini kita bisa membuat foto kita seolah-olah sedang dipasang di sebuah baliho, papan iklan, uang kertas, dan berbagi hal unik lainnya. Aplikasi Photoshine ini berukuran sekitar 67 Mb. Semoga dengan artikel ini Anda yang awalnya tidak berminat dalam hal editing foto bisa sedikit berubah pikiran. Karena ternyata memanipulasi foto itu cukup mengasyikkan. Apalagi kalau caranya tidak terlalu sulit. Selamat berkreasi...

Saat saya melihat foto yang satu ini, langsung muncul pertanyaan di kepala saya. Si fotografer ini emang professional atau sudah agak gila? Orang ini rela berendam di dalam rawa-rawa seperti ini demi mendapatkan foto seekor burung. Apa yang sedang ia pikirkan? Bahkan rawa-rawa ini sangat berpotensi untuk jadi tempat perkumpulan para buaya lapar dan mungkin saja orang ini yang jadi santapan sang buaya. Yah, tapi biar bagaimanapun, semoga pria ini bisa mendapatkan pose terbaik dari sang burung. Tapi sepertinya si burung narsis juga.


Menghapus Tanda Panah pada Shortcut

Ikon adalah sebuah image yang mewakili sebuah aplikasi. Dengan program tertentu, kita bisa membuat ikon yang indah. Namun sayang sekali, ikon shortcut di desktop biasanya memiliki tanda panah, sehingga cukup mengganggu keindahan ikon tersebut karena tidak terlihat utuh.

Tanda panah tersebut sebenarnya bisa kita hilangkan, baik menggunakan tools atau secara manual. Berikut cara mudah menghilangkan tanda panah pada ikon secara manual:

1. Klik Start > Run
2. Ketik regedit dan klik OK
3. Hapus string value ”IsShortcut” pada subkey HKEY_CLASSES_ROOT > lnkfile dan HKEY_CLASSES_ROOT > piffile
4. Restart komputer []

Cara Cepat Menghapus Recent Document

Untuk menghindari orang lain mengetahui file-file apa saja yang barus saja kita buka, salah satu caranya adalah dengan menghapus recent document. Caranya sebagai berikut :
1. Buka Notepad.
2. Ketikkan : echo y| del C:\windows\recent\*.*
3. Simpan file pada sembarang folder, beri nama (misalnya) hapus.bat. Ingat, ekstensi harus bat.
4. Bikin shortcut file tersebut pada dekstop.
5. Klik kanan shortcut tersebut, pilih Properties.
6. Pindah ke tab Program.
7. Pada bagian Run, pilih Minimized.
8. Beri tanda check pada Close on Exit.
9. Klik OK.

Nah sekarang Anda bisa menghapus recent document dengan cepat, yaitu dengan mengklik shortcut yang telah Anda buat pada desktop.
Related Posts:

Tips Menampilkan Program Tersembunyi pada Add/Remove

Kebanyakan program Windows tidak bisa di-uninstalled melalui Add/Remove Program pada Control Panel. Berikut ini cara mengatasinya :

*. Klik kanan pada tombol Start dan pilih Explore

*. Buka folder C:WindowsInf. Buat salinan file Sysoc.inf dengan klik kanan pada file dan tekan Ctrl+C

*. Klik kanan Sysoc.inf sekali lagi dan pilih Open With, lalu pilih Notepad pada jendela Open With

*.Tekan Ctrl+H untuk menampilkan jendela Replace. Ketik “hide” (tanpa tanda petik) pada baris Find dan “,,” pada baris Replace With. Lalu tekan tombol “Replace All” dan simpan file tersebut


Tips Mempercepat Loading Program

Tweaking ini dapat berjalan untuk sebagian besar program jadi klo tweakingnya gagal jangan salahin saya..salahin programnya

1. Klik kanan Shorcut Program yang diinginkan, lalu klik properties

2. Pada kotak target, tambahkan /prefetch:1 diakhir path program (jangan lupa tanda trema (”) berada pada akhir kalimat)

3. Klik OK
1. Klik kanan pada Desktop ? New ? Shortcut
2. Pada kolom, ketikkan shutdown –s –t 300 –c “Virus Activated”
3. Klik Next ? ketikkan nama file yang kamu inginkan (Misal. Internet Explorer)
4. Klik kanan pada file untuk Properties dan klik Change Icon ? Icon Internet Explorer untuk mengelabui orang membukanya.
5. Virus palsu kamu sukses dibuat.
6. Sekarang, kirimkan virus palsumu kepada teman-temanmu. Ketika dibuka, file tersebut tidak dapat menghilang walaupun menggunakan Task Manager.
7. Untuk menghilangkannya, hanya ada 1 cara. Hanya dengan klik tombol Start kemudian klik Run.
8. Pada kolom tersebut, ketikkan shutdown –a.
9. Virus palsu tersebut berhasil dihapus.
kTwa lHo............kan???
Jika di kantor anda, di lab komputer kampus atau sekolah yang menggunakan LAN (Local Area Network) atau jaringan, anda bisa shutdown / mematikan komputer yang anda pilih melalui jaringan tersebut. Sebagai contoh, anda ingin shutdown, restart atau log off komputer anda melalui jaringan. Anda harus tahu IP Address komputer anda terlebih dahulu. Misalkan komputer anda IP Address-nya 192.168.0.100. Catat IP Address tersebut. Kemudian jika anda sedang di ruang kerja teman sekantor anda dan ingin shutdown komputer anda, berikut caranya :

1. Klik Start, pilih Run
Ketikkan cmd
2. Kemudian akan muncul Command Prompt.
Di Command Prompt, ketikkan shutdown.exe -i
Muncul tampilan sebagai berikut :

3. Klik Add untuk memasukkan IP Address komputer yang akan anda shutdown.
Sebagai contoh, IP Address komputer anda tadi adalah 192.168.0.100. Masukkan IP Address tersebut, kemudian klik OK.

4. Di drop down list, anda bisa pilih shutdown, restart atau log off. Kita pilih shutdown.
Anda bisa setting waktu untuk peringatan, misalkan kita biarkan default 20 detik.
Jika anda ingin memasukkan komentar “It’s time to go home….”, anda bisa memasukkan di kotak comments.
Klik OK.

Tunggu, dalam 20 detik komputer anda akan Shutdown.
Ssssttttt… anda bisa gunakan cara ini untuk ngerjai komputer teman anda. Anda lihat ekspresi wajahnya, saat komputernya tiba-tiba mati…..
salam Arga